Azan, dalam dunia spiritual Islam, tak hanya merupakan seruan melainkan juga sebuah koneksi yang mendalam. Ia adalah pintu menuju perenungan, mengajak jiwa untuk merenung dalam keheningan sejenak. Simbol dari kehadiran Tuhan yang tiada tergambarkan oleh mata, azan memainkan peran penting sebagai panggilan untuk menghentikan sejenak dari hiruk-pikuk dunia dan menghadap-Nya.
Di sisi lain, iqomah bukan sekadar sekuel dari azan. Ia adalah panggilan kedua yang menggema setelah azan. Iqomah memberitahukan bahwa saat telah tiba untuk berdiri dalam ketaatan, saat di mana kita menjalankan kewajiban rohaniah kita. Ini adalah pemberitahuan bahwa panggilan Tuhan tak hanya sebatas seruan, tetapi sebuah undangan untuk melangkah lebih dekat.
Seorang mu'adzin, pemberi azan, bukanlah sekadar suara di menara. Dia adalah penghubung antara langit dan bumi, menjadi alat bagi pesan suci untuk mencapai telinga yang ingin merespons panggilan tersebut. Untuk menjadi mu'adzin bukanlah sekadar menghafal lafadz-lafadz azan dan iqomah, melainkan juga menghayati makna di baliknya. Berikut adalah lafadz adzan dan iqomah dalam bahasa arab lengkap
![]() |
| Ilustrasi : Orang Mengumandangkan Adzan (Muadzin) |
Lafadz Adzan Bahasa Arab
أَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّاللهُ ، أَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّاللهُ
اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ ، اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ
حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ ، حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ
حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ ، حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ
اَللهُ اَكْبَر، اَللهُ اَكْبَر
لاَ إِلَهَ إِلاَّالله
Catatan :
Khusus untuk adzan shalat subuh, setelah membaca lafadz "Hayya 'Alal Falaah", mu'azin kemudian membaca lafadz berikut ini :
أَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّاللهُ
اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ
حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ
حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ
قَدْ قَامَتِ الصَّلاَةُ ، قَدْ قَامَتِ الصَّلاَةُ
اَللهُ اَكْبَر، اَللهُ اَكْبَر
لاَ إِلَهَ إِلاَّالله
VIDEO ADZAN MERDU BANGET ANAK KECIL

EmoticonEmoticon